Tiket Kereta Api ke Malang Berapa? Ini Rinciannya

Hendak berlibur ke Kota Apel tentunya harus mengetahui berapa biaya tiket kereta api ke Malang. Sehingga diharapkan pengunjung dapat lebih menjadwalkan keberangkatannya untuk liburan. Jika hendak melakukan kunjungan ke sini, memang tidak lengkap rasanya jika tidak membeli oleh-oleh. Simak informasi berikut ini!

Harga dan Jadwal Keberangkatan Sesuai Tiket Kereta Api ke Malang

tiket kereta api ke malang
tiket kereta api ke malang 2023
  • Kereta Api Jayabaya

Jadwal keberangkatan Kereta Api Jayabaya ialah dari Stasiun Malang menuju Pasar Senen Jakarta. KA ini hanya melayani rute untuk para penumpang kelas Ekonomi. Harga tiketnya sebesar 220ribuan.

Di mana kereta akan akan berangkat dari pukul 11.45 WIB hingga 01.34 WIB. Perjalanan akan memakan waktu total 10 jam lebih 11 menitan.

  • Kereta Api Matarmaja

Untuk harga tiket Kereta Api yang lebih murah dari Stasiun Malang menuju Pasar Senen, penumpang bisa memilih KA Matarmaja. Untuk kelas Ekonomi, tiket dibanderol dengan harga 190ribuan, tentunya lebih terjangkau ketimbang KA Jayabaya.

Kereta Api Matarmaja cocok digunakan bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan tengah malam. Pasalnya kereta akan berangkat dari pukul 11.45 WIB dan akan tiba di tujuan pukul 01.34 WIB.

  • Kereta Api Majapahit

Harga tiket Kereta Api Majapahit sama ada dalam range yang sama dengan KA Jayabaya yakni sekitar 220ribuan. Perjalanan akan dimulai dari Stasiun Malang pada pukul 18.30 WIB.

Penumpang akan tiba keesokan harinya di Stasiun Pasar Senen Jakarta pada jam 10.08 WIB. KA Majapahit hanya melayani keberangkatan bagi para penumpang kelas Ekonomi saja.

  • Kereta Api Tawang Alun

Tidak seperti KA yang dibahas sebelumnya, Kereta Api Tawang Alun melakukan perjalanan dalam provindi. Di mana kereta ini dipakai mengangkut penumpang dari Stasiun Malang menuju Stasiun Banyuwangi.

Untuk harga tiketnya sendiri ada dalam rentang 62ribuan, sangat terjangkau karena tidak sampai lebih dari seratus ribuan. Perjalanan akan dilakukan di sore hari jam 16.05 WIB dan tiba di tujuan jam 23.50 WIB.

  • Kereta Api Bima

Harga tiket Kereta Api ke Malang dengan KA Bima dibanderol dengan biaya 435ribuan. Di mana selama perjalanan tersebut mereka akan berhenti di dua stasiun yang berbeda yakni Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Gambir.

Pemberangkatan dilakukan dari Stasiun Malang pukul 14.25 WIB. Di mana penumpang akan tiba di stasiun tujuan akhirnya pada jam 05.45 WIB. Untuk kelas yang dilayani hanya kelas Eksekutif saja.

  • Kereta Api Gajayana

Kereta Api Gajayana adalah kereta api yang diperuntukan khusus bagi kelas Eksekutif. Harga tiketnya mencapai kisaran 435ribuan. Perjalanan akan dimulai dari Stasiun Malang dan akan menuju Stasiun Gambir. Waktu keberangkatan ialah pukul 13.30 WIB dan akan tiba di tujuan jam 04.27 WIB.

  • Kereta Api Malioboro Ekspres

Jika hendak melakukan perjalanan dari Stasiun Malang menuju Yogyakarta, Anda bisa memilih menggunakan KA Malioboro Ekspress. Kereta akan berjalan dari Stasiun Malang menuju Stasiun Tugu di Yogyakarta.

Kereta Api Malioboro Ekspress akan berangkat dari pukul 18.30 WIB dan tiba di Tugu jam 10.08 WIB. Mereka melakukan pelayanan bagi penumpang kelas Eksekutif dengan harga tiket senilai 220ribuan.

  • Kereta Api Mutiara Selatan

Kereta Api Mutiara Selatan mengangkut penumpang dari Stasiun Malang menuju ke Stasiun Bandung. Dalam perjalanan tersebut, mereka melakukan pelayanan bagi penumpang kelas Bisnis dan Eksekutif.

BACA JUGA  Terhubung dengan Mudah ke Pusat Kota Surabaya, Intip Fasilitas Terbaru Stasiun Benowo yang Memukau!

Harga tiket yang dibanderol untuk rute ini ialah senilai 270ribuan saja. Kereta Api Mutiara Selatan akan mulai melaju dari pukul 16.30 WIB dan akan tiba di Bandung jam 08.33 WIB.

  • Kereta Api Malabar

Kereta Api Malabar mengadakan rute perjalanan dari Stasiun Malang menuju ke Stasiun Bandung. Tarif yang dipatok ada di kisaran 185ribuan. Di mana mereka melayani beragam kelas penumpang dari Ekonomi, Bisnis, hingga Eksekutif.

Harga tiketnya ada di kisaran 180ribuan. Kereta Api Malabar akan berangkat dari Stasiun Malang pukul 16.00 WIB. Penumpang akan tiba di Bandung keesokan harinya yakni pukul 07.48 WIB.

Stasiun Kereta Api di Sekitar Kota Malang

stasiun kota baru malang

  • Stasiun Malang Kotabaru

Stasiun Malang Kotabaru dimasukkan ke dalam kategori stasiun untuk kereta api kelas besar dengan tipe A. Mereka berada di Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen Malang-Jawa Timur. Stasiun ini berdiri pada ketinggian 444meter dan berada di bawah manajemen PT KAI.

Stasiun Malang Kotabaru masuk kategori daerah operasi VIII Surabaya serta ada dalam wilayah operasi dari KAI Commuter. Di kawasan Malang Raya, Stasiun Malang Kotabaru adalah pemberhentian kereta api utamanya. Letaknya sangat strategis yakni ada di daerah utama dari Malang Raya.

Lokasinya persis ada di Alun-Alun Bundar dalam areal kawasan SMA Tugu. Sebutan SMA Tugu ialah sekolah-sekolah di sekitar sana mencakup SMAN 1, SMAN3, dan SMAN 4 Malang. Selain itu di kawasan ini juga berdiri Balai Kota Malang, Pasar Klojen, Markas Kodam VIII Brawijaya, hingga Gedung DPR.

Pembangunan Stasiun Malang Kotabaru sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak tahun 1870an. Kala itu pemerintah Hindia Belanda hendak membuat rel kereta api yang menghubungkan antara kota Surabaya, Malang, hingga ke Pasuruan. Kala itu tujuan utama pembangunan jalur KA ialah demi mengangkut hasil bumi.

Hasil-hasil bumi tersebut diangkut dari pedalaman Jawa Timur menuju ke kota-kota besar bahkan sampai ke Batavia. Di mana pembangunan jalur tersebut kemudian setelah adanya konsesi yang dikeluarkan tahun 1875. Kemudian pada tahun 1879, pembangunan ruas rute Bangil-Malang pun terselesaikan.

Di bagian timur emplasemen, dibangun dengan arsitektur khas Eropa yakni perpaduan antara desain Indische Empire dengan Neoklasik. Di mana paduan tersebut memang merupakan ciri khas SS yang merupakan perusahaan penggarap kereta api di masa pemerintahan kolonial.

Desain stasiun seperti itu juga diterapkan di kota-kota lain sekitarnya. Sebut saja di Stasiun Pasuruan, Surabaya, Madiun, Mojokorte, hingga Sukabumi. Pembangunan selanjutnya dilakukan untuk sisi barat emplasemen tahun 1941 yang merupakan karya arsitek Belanda bernama Ir. W.J. van der Eb.

Hal tersebut dilakukan karena bangunan sebelumnya tidak bisa menampung kebutuhan akomodasi penumpang. Di mana kala itu kebutuhan akan transportasi kereta api memang meningkat. Sehingga bangunan sebelah barat ini lambat laun disebut Stasiun Malang Kotabaru, sedang di sebelah timurnya ialah Kotalama.

  • Stasiun Malang Kotalama

Stasiun Malang Kotalama atau dengan kode MLK ini merupakan stasiun bagi kereta api kelas I. Lokasi tepatnya ada di Kelurahan Ciptomulyo-Sukun Malang Jawa Timur. Stasiun ini dibangun pada ketinggian 429meter dan masuk ke dalam daerah operasi VIII untuk lingkup Surabaya.

Jika pada awal pembangunan, stasiun dimanajemen oleh perusahaan kereta api Hindia-Belanda, kini kepengurusannya dimandatkan kepada PT KAI dan KAI Commuter. Tiket kereta api ke Malang melalui Stasiun Kotalama pertama kali dibuka resmi pada tahun 1896 tepatnya pada tanggal 5 Januari.

BACA JUGA  Stasiun Buduran Layani Masyarakat Sidorarjo Dengan Setia

Jika dilihat dari posisi geografisnya, Stasiun Malang Kotalama adalah stasiun paling selatan di Kota Malang.

Mendengar nama Kotalama, mungkin publik berpikir bahwa stasiun ini adalah yang tertua. Namun faktanya bukanlah demikian. Penamaan Kotalama di sini tidaklah bermakna stasiun lama, tetapi diambil dari nama desa yang lokasinya dekat dengan stasiun.

Awal pendiriannya, lokasi ini bukanlah sebuah stasiun melainkan hanya halte pemberhentian saja yang dinamakan Kotta Lama. Stasiun Kotalama memiliki setidaknya tujuh jalur yang mana tidak ada satupun diantaranya merupakan sepur lurus.

Dari jalur satu sampai tujuh, jalur dualah yang paling sering digunakan untuk mengangkut penumpang kereta api. Sedangkan untuk jalur empat adalah cabang rel yang menuju kea rah Depo Pertamina. Jadi diperuntukan untuk pengangkutan bahan bakar.

Dari ketujuh buah jalur tersebut, duluny salah satu jalur diarahkan menuju Dampit. Namun kini Stasiun Dampit sudah tidak dioperasikan lagi dan telah dibangun menjadi salah satu rumah warga.

Kini Stasiun Malang Kotalama dipakai untuk mengangkut penumpang serta barang-barang. Untuk mengangkut penumpang, dioperasikan KA Brawijaya, Matamaja, Majapahit, Kertanegara, Malabar, Penataran, Tawang Alun, hingga Gajayana baik reguler maupun tambahan.

Sedangkan untuk pengangkutan sebagai kereta api barang, dioperasikanlah Kereta Api Parcel ONS Tengah, serta kereta yang mengangkut BBM dari Pertamina.

  • Stasiun Blimbing Malang

Stasiun Blimbing Malang atau yang dikenal dengan kode BMG merupakan stasiun yang diperuntukan bagi kereta api kelas kecil /III. Lokasinya berada di Purwodadi-Belimbing Kota Malang. Stasiun ini berada dalam pengawasan manajemen oleh KAI Commuter.

Stasiun Belimbing Malang memiliki tiga jalur kereta api yang aktif. Di mana dari kedua jalur tersebut, dua jalur diantaranya adalah sepur lurus. Awalnya pada masa pemerintahan Hindia Belanda, stasiun ini merupakan sebuah tempat pemberhentian trem.

Trem tersebut dioperasikan oleh perusahaan swasta Hindia Belanda yang dinamakan MS. Lokasi tepatnya ada pada 200meter dari jalan utama Malang menuju Tumpang. Nanti jika berjalan menuju arah timut dari Stasiun Belimbing, maka kita akan sampai ke Stasiun Tumpang.

Dulunya stasiun Tumpang biasanya digunakan oleh mereka yang hendak menuju ke Bandar Udara Abdul Rachman Saleh. Tetapi kini rute tersebut sudah ditutup sejak lama. Jadi penumpang sudah tidak bisa lagi membeli tiket kereta api ke Malang dengan tujuan bandar udara tersebut.

Untuk ketinggian tempatnya sendiri, Stasiun Belimbing Malang dibangun pada ketinggian 460meter. Kereta yang tiba di Belimbing adalah kereta api yang sebelumnya melakukan perjalanan dari Surabaya Kota. Dari Stasiun Belimbing, nantinya penumpang akan dibawa menuju Stasiun Malang sebagi rute terminus.

Oleh-Oleh Khas Malang yang Tidak Boleh Dilewati

  • Keripik Buah

Bertandang ke Kota Malang tidak akan lengkap rasanya jika tanpa membeli buah tangan. Apalagi Malang juga terkenal sebagai daerah tujuan wisata. Salah satu yang paling legendaris dijual di setiap toko oleh-oleh di Malang ialah keripik buah. Keripik ini terbuat dari aneka buah-buahan segar yang dijadikan keripik.

Buah-buahan untuk keripik dipotong tipis-tipis lalu digoreng dengan metode deep frying. Nantinya sisa-sisa minyak akan dikeluarkan dengan alat kompres khusus sehingga menghasilkan keripik kering tanpa minyak. Selain enak, makanan ini pun tentunya lebih sehat.

Pembeli juga bisa memilih jenis buah-buahan yang disukai. Buah-buahan yang biasa dijadikan keripik seperti apel malang, pisang, nangka, salak, dan masih banyak lagi.

  1. Malang Strudel

Malang Strudel merupakan kue manis yang terbuat dari adonan puff pastry yang garing. Untuk memberikan cita rasa tambahan, di dalamnya diisi dengan isian yang terbuat dari aneka buah-buahan. Cita rasa yang manis garing dari adonan pasrty berpadu dengan rasa asam di mulut memberikan sensasi yang pecah.

BACA JUGA  Mudik 2024: Tiket Kereta Brebes-Semarang, Solusi Jitu untuk Menghindari Macet yang Mencekam di Jalur Darat!

Rupanya selain memiliki rasa buah-buahan yang manis asam segar, kue ini juga tersedia bagi pecinta makanan gurih. Pembeli bisa mencoba varian rasa tuna, ataupun aneka macam tumis sayuran di dalamnya.

  • Apel Malang

Malang memang terkenal dengan kebun apelnya yang luas. Bahkan tidak jarang di rumah-rumah penduduk sekalipun, pohon-pohon apel tumbuh dengan subur dan berbuah lebat. Perkebunan apel biasanya banyak di temukan di kawasan Batu Malang.

Apel malang memiliki keunikan cita rasa asam segar yang membuat nagih. Dagingnya tebal dan keras sehingga aman dijadikan oleh-oleh ke luar kota karena daya tahannya yang tinggi. Selain dimakan begitu saja atau dijadikan jus, apel malang juga dapat dijadikan aneka cemilan dan kudapan lezat, cobalah!

  • Lapis Surabaya

Berbeda dengan lapis legit yang memiliki banyak lapisan, lapis Surabaya hanya terdiri dari tiga lapis kue saja. Adonan kue persis seperti cake atau bolu, namun memiliki gradasi warna yang cantik.

Bolu di bagian dasar berwarna kuning keemasan, kemudian diikuti dengan bolu coklat yang kemudian ditumpuk kembali dengan bolu kuning. Lapis Surabaya memiliki rasa yang lembut karena pada proses pembuatannya menggunakan banyak kuning telur.

  • Bakso Malang

Selain terkenal sebagai Kota Apel, Malang dengan udara dinginnya juga dikenal sebagai kota bakso lebih tepatnya bakso khas malang. Menariknya dari hidangan berkuah ini ialah isiannya yang sangat bervariasi, jadi tidak sekedar hanya bakso dengan soun saja.

Bisa dibilang bakso malang memiliki banyak pelengkap yang bisa dipilih sesuai selera. Selan bakso rebus, ada juga bakso goreng, pangsit, tahu baso, dan lain sebagainya. Jenis baksonya sendiri bisa dipilih yang halus atau berurat. Untuk kuah cenderung ringan dan tidak terlalu pekat.

Jika berkunjung ke Malang, maka bakso malang khas Aremania ini akan menjadi salah satu oleh-oleh yang dinantikan. Tidak usah khawatir membawanya sampai ke luar kota, karena isian bakso dan kuahnya telah tersedia dalam kemasan frozen. Dengan begitu daya simpannya pun bisa lebih lama.

  • Keripik Tempe Malang

Tidak hanya keripik dari aneka buah, di Malang juga ada keripik tempe. Rasanya gurih asin dengan aroma khas daun jeruk. Menjadikan camilan ini adakah makanan terbaik sebagai peneman bersantai sambil minum teh.

Tidak hanya tersedia dengan rasa original, namun keripik ini pun telah diberi aneka rasa yang menambah pilihan pembeli. Ada rasa balado bagi penyuka pedas, rasa rumput laut, dan lain-lain. Biasanya keripik dikemas dalam plastik tebal yang telah ditutup rapat sehingga dipastikan tetap renyah ketika dinikmati.

  • Dodol apel

Masyarakat Malang memang kreatif mengolah hasil bumi mereka yakni apel malang menjadi aneka panganan enak. Selain keripik atau isian strudel, apel juga diolah menjadi dodol. Tidak seperti dodol garut yang berwarna hitam atau coklat, dodol apel memiliki warna hijau yang menarik dengan rasa yang unik.

Dengan memiliki tiket kereta api ke Malang, perjalanan tentu akan terasa lebih mudah dan menyenangkan. Apalagi naik kereta api bisa memberikan sensasi pengalaman menyenangkan yang tidak terlupakan. Dengan harga yang cukup terjangkau, penumpang bisa merasakan beragam fasilitas di dalamnya sesuai kelas yang dipilih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • AI: Hello human, I am a GPT3 powered AI chat bot. Ask me anything!

AI thinking ...